Pasukan Yaman Tewaskan 20 Anggota Suku Anti Saleh


Setidaknya 20 anggota suku dan puluhan tentara Yaman tewas dalam bentrokan antara suku dan Pengawal Republik yang dipimpin oleh putra Presiden Ali Abdullah Saleh.

Pada hari Jumat kemarin (27/5) pasukan dari suku anti Saleh menguasai dua kamp militer di dekat ibukota Sana'a, AP mengutip pernyataan pemimpin konfederasi kabilah Hashid , Syaikh Ali Saif.
Pesawat tempur pemerintah diperintahkan untuk membom suku setelah kedua kamp militer tersebut jatuh ke tangan suku anti Saleh, katanya menambahkan.
Para suku juga menyita tiga helikopter militer di dekat Sana'a dan menangkap semua prajurit yang berada di dalamnya.
Bentrokan hari Jumat kemarin membawa korban tewas lebih dari 120 orang di lima hari pertempuran.
Meskipun terjadi bentrokan, puluhan ribu demonstran anti-pemerintah mengadakan demonstrasi damai di beberapa kota, mengulang panggilan mereka agar Presiden Saleh untuk mundur segera.
Sejumlah tentara yang membelot dari militer bergabung dengan aksi demonstrasi tersebut.
Sementara itu, kepala suku oposisi Syaikh Sadiq al-Ahmar mengumumkan gencatan senjata dengan pasukan pemerintah pada hari Jumat.
"Kami sekarang dalam mediasi dan sudah melakukan gencatan senjata antara kedua belah pihak. Tapi jika Ali Abdullah Saleh kembali (untuk memerangi), kami siap," katanya. (fq/prtv)