Inilah Demokrasi : Demokrasi Hanya untuk Elit, Bukan untuk Rakyat

JAKARTA,- Rencana pembangunan gedung baru DPR dianggap tidak akan mengubah tabiat para anggota DPR. Sikap para legislator tersebut dinilai akan semakin apatis kepada rakyat karena sudah mendapatkan tempat paling nyaman.
"Nggak ada jaminan meningkatkan kinerja DPR dan mer
eka akan semakin baik, saat ini mereka semakin nyaman, lupa kerjaan sudah mereka," ujar budayawan Radhar Panca Dahana saat ditemui usai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu(2/4/2011).
Menurut Radhar, lembaga DPR performance-nya adalah yang paling buruk, tetapi paling banyak meminta dari rakyat.
"DPR itu performancenya buruk tapi paling banyak minta dari rakyat," jelas Radhar.
Dengan adanya polemik ini maka Radhar melihat demokrasi tidak berjalan untuk publik. Dewan menjadi sosok yang tak dapat disentuh dengan membuat peraturan yang tak bisa dikritik rakyat.
"Demokrasi Indonesia ini bukan untuk rakyat, tapi untuk elite. Kita menyia-nyiakan uang untuk per anggota DPR Rp2 miliar dari pajak yang kita bayar, tapi kinerja mereka justru semakin merosot," tandasnya.(ach/trib/ RIMANEWS/globalmuslim)