Kabid Humas menjelaskan setiap persidangan terdakwa teroris memang sengaja dilakukan perlakuan khusus dan pengamanan ketat, sehingga petugas pengamanan persidangan Baa'syir hari ini ditambah dari 1.600 hingga 2.000 personel dari berbagai unsur.
Terkait diterjunkannya penembak jitu dalam persidangan Ba'asyir, Baharudin mengatakan pihaknya mengacu pada Protap 01 tentang penanggulangan tindakan anarkis.
"Kita turunkan sniper untuk mengamankan sidang," tukasnya.
Sedang 2000 personil yang akan diterjunkan dalam pengamanan sidang pembacaan putusan sela ini berasal dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, Polsek Pasar Minggu serta anggota TNI.
Pengaman pun dibagi dalam lima ring yakni ruang sidang (ring satu), pengadilan (ring dua), taman (ring 3), jalanan (ring 4) dan massa (ring 5).
Sementara itu, pendukung Amir Jamaat Anshorut Tauhid mulai memenuhi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk melihat langsung jalannya persidangan.
Polisi akan menjaga pengunjung yang masuk dan melakukan pemeriksaan mulai dari pintu depan Pengadilan hingga memasuki ruang sidang. Pengunjung yang tidak kebagian tempat didalam akan disediakan dua televisi yang dipasan di halaman pengadilan.
TRIBUNNEWS.COM

Post a Comment