Lebih dari 3.000 orang yang tewas dalam bencana gempa dan tsunami Jepang telah terkonfirmasi. Namun jumlah korban diperkirakan lebih banyak dari yang tercatat.
Di Prefektur Iwate terdapat 1.193 yang tewas telah dikonfirmasi, Fukushima sebanyak 494 orang tewas, Aomori 3 orang tewas, dan Yamagata 1 orang tewas. Di daerah Kanto, puluhan orang tewas dalam bencana, termasuk 7 orang di Tokyo.
Sementara terkait dengan kerusakan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Nomor 1 di Fukushima, Badan Kepolisian Nasional mengatakan semua warga di radius 20 kilometer dari pembangkit listrik telah dievakuasi.
Polisi dan Pasukan Bela Diri Jepang memandu warga untuk menyelamatkan diri dari kebocoran radiasi dari nuklir. Mereka bekerja semalaman untuk melakukan relokasi 450 pasien rumah sakit dan penghuni rumah jompo dengan bus, dan terakhir 96 pasien diterbangkan melalui helikopter.
Mobil polisi juga melakukan patroli di radius 20-30 kilometer dari pabrik dan mendesak warga untuk tinggal di rumah dengan jendela tertutup. (adi)
VIVAnews-

Post a Comment