Brigitte Gabriel Peringatkan Dominasi Dunia Oleh Islam



WASHINGTON  – "Pemerintahan Obama fokus pada bagaimana menjalani dan mengelola kehidupan kita. Mereka menolak untuk melindungi kita dari Al Qaeda dan Islam radikal."
Itu adalah bagian dari pesan yang disampaikan oleh pembicara kontraterorisme Brigitte Gabriel pada hari Sabtu (26/3) di Taylor County Expo Center atas nama proyek Abilene 912. Gabriel adalah rekan pendiri Act! for America, sebuah organisasi akar rumput yang bertujuan untuk "menginformasikan, mendidik, dan memobilisasi secara efektif rakyat Amerika terkait ancaman ganda Islam radikal," menurut keterangan di websitenya.
"Al Qaeda dijalankan di bawah manajemen Amerika," ujar Gabriel. Dia memperhatikan kasus-kasus seperti ulama kelahiran Amerika Anwar al Awlaki, yang dituduh menginspirasi penembak Fort Hood Nidal Hassan dan bahwa ketua operasi Al Qaeda saat ini tumbuh besar di Florida. Mengutip itu dan beberapa contoh lain, dia kemudian menyentuh peristiwa-peristiwa yang menimbulkan kontroversi.
"Bagaimana orang bisa mengeluh tentang Peter King yang mengadakan sidang?" ujar Gabriel, merujuk pada sidang yang diadakan oleh anggota kongres itu di Washington DC, tentang radikalisasi Muslim Amerika yang telah menimbulkan banyak kritik dari kelompok-kelompok Muslim dan politisi lain. "Buang kebenaran politik ke tempat sampah, tempat asalnya!" ujar Gabriel, disambut dengan tepuk tangan berdiri oleh penonton.
Dia melanjutkan lebih jauh, mengatakan pada penonton bahwa Islam radikal, dalam bentuk organisasi Ikhwanul Muslimin, telah menyusup ke AS.
"Mereka memiliki rencana 100 tahun untuk Islam mendominasi AS dan mengambil alih dunia," ujar Gabriel, merujuk pada sebuah dokumen dari Ikhwanul Muslimin yang dia sebut terungkap dalam sidang terhadap sebuah yayasan amal Islam setelah serangan 2001.
Dia menyebutkan bahwa organisasi-organisasi Muslim seperti CAIR (Council on American Islamic Relations), Muslim Students Association dan ISNA (Islamic Society of North America) sebagai garda depan bagi Ikhwanul Muslimin.
"CAIR bekerjasama dengan kelompok-kelompok seperti ACLU (American Civil Liberties Union)," ujarnya. "Kesamaan apa yang mungkin mereka miliki? Mereka adalah orang-orang bodoh yang bermanfaat di tangan musuh kita."
"Ada lebih banyak cabang Muslim Students Association daripada organisasi Demokrat atau Republik di kampus-kampus AS," ujarnya, membuat penonton terkejut.
Gabriel kemudian membahas bagaimana Arab Saudi telah menghabiskan lebih dari 85 juta dolar mendanai universitas-universitas di seluruh Amerika, dan juga memberitahu penonton satu contoh di sebuah SMP di California di mana para muridnya, dalam kata-kata Gabriel, "dipaksa untuk menjadi Muslim dalam dua minggu." (rin/it) www.suaramedia.com