Koin untuk SBY
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersinggung akan adanya aksi menggalang koin untuk Presiden. Hal tersebut sebelumnya terjadi karena pernyataan Presiden SBY di rapat pimpinan TNI, bahwa gajinya tidak kunjung dinaikkan selama tujuh tahun.
“Semua (tersinggung). Beliau (SBY) bagaimana tidak? Wong, beliau sama sekali tidk mengeluh (soal gaji),” kata Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, di Kantor Sekretaris Kabinet, Selasa (1/2).
Sudi sendiri mengaku dirinya pun termasuk pihak yang tersinggung dengan gerakan koin tersebut. Ia kembali menegaskan bahwa sudah berulang kali pemerintah menjelaskan bahwa sebetulnya SBY tidak pernah mengeluh soal gajinya. Pernyataan yang dibuat saat acara TNI silam itu hanya untuk memotivasi prajurit.
Kedepannya, jika koin-koin tersebut telah terkumpul, menurut Sudi, “Ya terserah (buat apa), tapi Presiden tidak menghendaki dan menginginkan”.
Menurut Sudi, semua pihak pasti mempunyai perasaan. Dan, pengumpulan koin itu menyinggung perasaan. “Saya kira kurang pas lah,” tegas dia.
“Semua (tersinggung). Beliau (SBY) bagaimana tidak? Wong, beliau sama sekali tidk mengeluh (soal gaji),” kata Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi, di Kantor Sekretaris Kabinet, Selasa (1/2).
Sudi sendiri mengaku dirinya pun termasuk pihak yang tersinggung dengan gerakan koin tersebut. Ia kembali menegaskan bahwa sudah berulang kali pemerintah menjelaskan bahwa sebetulnya SBY tidak pernah mengeluh soal gajinya. Pernyataan yang dibuat saat acara TNI silam itu hanya untuk memotivasi prajurit.
Kedepannya, jika koin-koin tersebut telah terkumpul, menurut Sudi, “Ya terserah (buat apa), tapi Presiden tidak menghendaki dan menginginkan”.
Menurut Sudi, semua pihak pasti mempunyai perasaan. Dan, pengumpulan koin itu menyinggung perasaan. “Saya kira kurang pas lah,” tegas dia.

Post a Comment