Maulid, FPI: Bubarkan Ahmadiyah atau Revolusi

alt
Presiden SBY tampaknya semakin membandel dengan menjadi pelindung Ahmadiyah. Jangankan berfikiran untuk membubarkan Ahmadiyah melalui Keppres meski telah berkali-kali melanggar SKB Tiga Menteri tahun 2008 dan UU NO.1 PNPS 1965 tentang penodaan dan penistaan agama, Presiden justru mengancam ormas-ormas Islam yang difitnahnya sebagai anarkhis untuk dibubarkan.
Tantangan SBY tersebut dijawab puluhan ribu massa Front Pembela Islam (FPI) yang mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Besar FPI Petamburan, Jakarta (14/2) malam.

“Bubarkan Ahmadiyah atau revolusi, bubarkan Ahmadiyah atau revolusi, bubarkan Ahmadiyah atau revolusi, Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar,”  teriak massa yang langsung di komando Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Syihab. Pengajian Maulid yang berlangsung hingga subuh itu  menampilkan para pembicara seperti Al Habib Abdullah bin Umar Asy-Syatiri, KH Cholil Ridwan (Ketua MUI), Ustad Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI), Munarman, SH (Advokad), Habib Selon (Ketua FPI Jakarta), Habib Rizieq Syihab dan para ulama lainnya.


alt
Sementara itu Ustad Muhammad Al Khaththath menegaskan jika SBY tidak membubarkan Ahmadiyah yang jelas menghina Islam dan melanggar UU bahkan mengancam akan membubarkan ormas-ormas Islam yang menentang Ahmadiyah, maka umat Islam siap menduduki Monas selama sebulan untuk memaksa Presiden SBY mundur dari jabatannya.  

“Umat Islam siap mem-ben ali-kan dan mem-mubarak-kan SBY jika tidak membubarkan Ahmadiyah. Umat Islam siap berdarah-darah di depan Istana untuk memperjuangkan pembubaran Ahmadiyah. Insya Allah akan mati syahid,” teriak Ustad Al Khaththath yang disambut massa dengan gema takbir.

Menurut Sekjen FUI itu, melawan pemerintah SBY bukanlah termasuk makar terhadap pemerintah. Sebab kata-kata makar yang berasal yang berasal dari Al Qur’an, dimaksudkan adalah makar yang dilakukan musuh Islam kepada umat Islam. Dengan demikian, kalau SBY membubarkan ormas Islam, justru Presiden telah melakukan makar terhadap umat Islam. Pemerintahan SBY sendiri jika ditinjau dari Al-Qur’an adalah pemerintahan yang tidak sah, sebab melindungi para pengikut nabi palsu Ahmadiyah.     

Untuk itu Forum Umat Islam (FUI) menuntut agar Ahmadiyah dibubarkan, para pemimpinnya seperti Abdul Basit dan Zafarullah Pontoh ditangkap dan diadili. Jika hal itu ditolak, maka SBY sudah wajib diturunkan dari singasana kekuasaannya. 

alt
Sementara itu advokad Munarman menegaskan, umat Islam tidak pernah melakukan makar terhadap SBY, tetapi justru SBY lah yang pernah melakukan makar terhadap Presiden Gus Dur. Dimana waktu itu  SBY sengaja mundur dari jabatan Menko Polkam untuk kemudian menggulingkan Gus Dur. 
   
Dalam sejarah bangsa, hampir semua Presiden RI lengser dari  jabatan karena hasil makar seperti Sukarno, Suharto dan Gus Dur. “Saya kira kalau membunuh Presiden termasuk makar, sedangkan kalau meminta Presiden turun dari jabatannya bukanlah termasuk makar,” tegas Munarman.

Rencananya, setelah shalat Jum’at besok (18/2) FUI akan mengadakan aksi Apel Siaga Umat Bubarkan Ahmadiyah di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, acara tersebut akan dihadiri para ulama & habaib sejabodetabek. Para jamaah yang akan hadir dihimbau untuk mengenakan pakaian putih-putih. (Abdul Halim)