Aneh, Harta Warga Korban Gempa Mendadak Rusak

Headline

INILAH.COM, Cianjur - Kejadian aneh dialami sejumlah warga di Kampung Urug Anapi, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Percaya atau tidak, sejumlah barang yang dibeli hasil dari uang bantuan gempa, mendadak rusak tanpa diketahui penyebabnya.
Alhasil, kampung tersebut mirip pasar lelang. Barang-barang yang rusak tersebut dilelang pemiliknya dengan harga murah.
Televisi, misalnya. Beberapa warga menempeli televisi yang disimpan di depan rumah dengan tulisan ‘Dilelang’. Begitu juga dengan sepeda motor, bahkan mobil. Padahal, belum lama mereka membeli barang-barang tersebut.
Usut punya usut, ternyata rusaknya barang-barang tersebut dialami warga yang bukan menjadi korban bencana gempa. Warga tersebut hanya menerima dana bantuan tanpa tahu alasan pemberiannya.
“Memang benar ada beberapa warga yang menjual kembali barang-barangnya yang dibeli hasil dari duit gempa. Barang-barang itu mengalami kerusakan tanpa diketahui penyebabnya. Malahan ada warga yang menjual kembali motor maupun mobil dengan harga murah. Menurut informasinya, kendaraan mereka mengalami kerusakan mesin. Padahal belum seminggu mereka membelinya,” kata Agus Risyanto, warga setempat kepada wartawan, Kamis (3/01/2011).
Meskipun tidak berani berspekulasi apakah ini ada kaitannya dengan penyaluran dana bantuan gempa, namun menurut Agus, warga yang barangnya rusak tersebut sebetulnya tidak berhak menerima bantuan.
“Bisa dibilang mereka seperti mendapatkan durian runtuh. Makanya duit itu digunakan untuk membeli barang-barang berharga,” kata dia.
Sebelumnya, Kampung Urug Anapi merupakan wilayah paling parah yang terkena bencana alam pada September 2009 lalu. Sebanyak 15 warga tewas tertimbun longsoran tanah yang ambruk dari tebing di atas pemukiman warga. Pascabencana tersebut, pemerintah mengucurkan dana bantuan yang jumlahnya bervariasi sesuati dengan kerusakan bangunan yang dialami warga. [den]