Taliban Pakistan Lakukan Hukuman Potong Tangan terhadap Pencuri

Taliban memotong tangan orang yang dihukum karena melakukan pencurian di Pakistan barat laut, penduduk dan pejabat mengatakan Rabu ini (5/1).
Puluhan orang dilaporkan berkumpul untuk menyaksikan hukuman yang dijatuhkan di distrik Orakzai, bagian dari semi-otonom wilayah kesukuan Pakistan di perbatasan Afghanistan, yang oleh Washington telah distempel sebagai markas global Al-Qaidah.
Abdul Khaliq, 31 tahun, pergelangan tangan kanannya dipotong pada hari Senin lalu setelah pengadilan Taliban menemukan dia bersalah mencuri dari sebuah toko pada tanggal 23 Desember, warga mengatakan.
Taliban menggunakan speaker masjid untuk mengundang warga menonton acara pemotongan tangan pencuri. Khaliq dibawa keluar dengan matanya ditutup kemudian tangan kanannya diletakkan di blok kayu dan kemudian dipotong, seorang pejabat intelijen mengatakan.
Penduduk mengatakan ia kemudian dibawa ke sebuah apotik lokal untuk mengobati lukanya dengan diperban.
Insiden itu terjadi di kota Mamozai, yang terletak di luar kontrol pemerintah, kata seorang pejabat pemerintah daerah di kota tetangga Hangu kepada AFP pada kondisi anonimitas. (fq/afp)