Sekolah Islami Sukses Kini Hadir Untuk Murid Laki-laki!

Sebuah bangunan Sekolah Tauheedul, sekolah Islam yang berhasil mencapai banyak prestasi di Lancashire tersebut mengajukan proposal untuk mendirikan sekolah untuk murid lelaki. Banyak sambutan positif dari komunitas, ada juga kekhawatiran pendirian sekolah tersebut akan mengurangi penerimaan murid di sekolah lokal lainnya. (Foto: Google)BLACKBURN, Inggris (Berita SuaraMedia) – Sebuah sekolah Islam sukses untuk para murid perempuan di Lancashire telah diberikan persetujuan pemerintah untuk membuka sebuah sekolah bebas kedua untuk para murid anak laki-laki. Sekolah Mengah Atas Perempuan Islam Tauheedul, di Blackburn, menerima pendanaan dari Departeman Pendidikan (Departement for Education – DfE) untuk menjalankan sebuah sekolah untuk para murid lelaki berusia 11 sampai 18 tahun.
Separtemen Pendidikan mengumumkan pada Jum'at pekan lalu bahwa sebuah aplikasi untuk Sekolah menengah Atas Laki-laki Tauheedul sekarang dapat dilanjutkan untuk tahapan kasus bisnis setelah sebuah proposal diserahkan kepada pemerintah.
Sekolah wanita tersebut diberikan peringkat luar biasa oleh Ofsted dan akan pindah ke sebuah tempat baru di Beardwood.
Sekolah untuk para murid lelaki tersebut akan dilokasikan di tempat sekolah para murid perempuan di Bicknell Street.
Sekolah gratis tersebut adalah sebuah organisasi yang secara independen – namun didanai pemerintah – dirancang oleh para orang tua atau kelompok komunitas lainnya.
Kam Kothia, pimpinan Sekolah Menengah Atas Perempuan Islam Tauheedul Islam, mengatakan: "Ini memang benar-benar berita hebat bagi setiap orang di komunitas tersebut dan untuk semua yang menginginkan yang terbaik untuk para anak lelaki Blackburn – Muslim dan non-Muslim.
"Ini adalah sebuah kesempatan sekali seumur hidup untuk menciptakan sebuah sekolah murid lelaki kelas dunia yang akan berutjuan untuk mencapai standar yang sama dan mencapai sukses dari sekolah perempuan yang sudah ada."
Ketika isyarat dilanjutkan telah diberikan, para petinggi sekolah Tauheedul mengungkap bahwa para orang tua telah mulai mendaftarkan anak-anak mereka pada daftar tunggu masuk sekolah tersebut.
Namun sebuah persatuan pengajaran memperingatkan bahwa pihaknya takut sekolah tersebut dapat mengurangi penerimaan untuk sekolah lainnya di lingkungan tersebut.
Masih tidak jelas berapa banyak siswa yang akan ada dalam putaran pendaftaran tersebut.
Hamid Patel, kepala sekolah dan pimpinan eksekutif Sekolah Menengah Atas Islam Perempuan, mengatakan: "Tidak akan dalam cara apapun sekolah ini mempengaruhi kelangsungan sekolah lokal lainnya dan kami akan bekerja berdampingan dengan mereka untuk melanjutkan meningkantan kesempatan-kesempatan hidup bagi semua murid-murid Blackburn."
Bagaimanapun juga sekretaris divisi NUT Simon James mengatakan: "Ini benar-benar berita yang mengkhawatirkan.
"Sekolah tersebut akan benar-benar mengurangi semua perencanaan dengan hati-hati otoritas untuk penerimaan murid di seluruh lingkungan teersebut ketika kami bergerak sepanjang proses BSF.
"Ini merupakan sebuah langkah mundur bagi kohesi komunitas."
Rusana Adam, salah satu dari orang tua yang telah mendaftarkan anaknya tertarik untuk sebuah tempat di sekolah tersebut untuk anaknya, mengatakan: "Kami benar-benar berharap kami berhasil seperti yang kita ketahui bahwa tuntutan untuk tempat-tempat tersebut akan meninggi."
Sekolah tersebut mengtakan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan otoritas lokal dan sekolah lainnya untuk memastikan bahwa pihaknya telah melengkapi keseluruhan sekolah negeri Blackburn.
Sekolah untuk murid lelaki tersebut diharapkan untuk buka pada tahun 2012. (ppt/bbc/lt) www.suaramedia.com