Otoritas Ilegal Palestina Tangkapi 100 Pemuda Hizbut Tahrir Menyusul Seruan Dakwahnya
Syabab.Com - Otoritas ilegal Palestina menangkap 100 pemuda Hizbut Tahrir pada hari Sabtu, , 01/01/2011 menyusul seruan partai tersebut kepada Otoritas Palestina dan Organisasi PLO serta seruan terhadap kaum Muslim pada hari Jumat. Para pemuda Hizbut Tahrir menyampaikan seruannya di masjid-masjid desa dan kota di seluruh Tepi Barat usai Shalat Jumat. Dalam seruannya terhadap Otoritas Palestina dan PLO Hizbut Tahrir mengungkap tindakan Otoritas Palestina dan PLO setelah menyerahkan sebagian besar wilayah milik Palestina dan mengakui Negara Yahudi, mereka memerangi rakyat Palestina dalam agama dan moral.
Otoritas Palestina dan PLO telah memerangi Islam dan kaum Muslim, seperti melarang masirah, cerahma dan seminar-seminar. Mereka juga menangkapi dan memenjarakan para pemuda Hizbut Tahrir, termasuk al-Khatib setelah mahkamah agung memutuskan untuk melepaskannya empat setengah bulan lalu.
Hizbut Tahrir juga menyerukan kepada rakyat Palestina dan mengingatkan mereka bahwa mereka merupakan umat terbaik di dunia, keturunan para nabi, mujahidin dan para syuhada.
Kantor Media Hizbut Tahrir mengatakan bahwa layanan keamanan memulai melakukan penangkapan massal di semua daerah terhadap para pemuda Hizbut Tahrir, dan jumlahnya sudah tidak diketahui lagi.
Hizbut Tarhri merupakan partai Islam internasional yang lahir di Al-Quds pada 1953 bertujuan melanjutkan kehidupan Islam melalui metode penegakkan Khilafah Islamiyah, sebuah institusi pemersatu kaum Muslim sedunia. Berbagai ujian dakwah menimpa para pejuang Khilafah tersebut. Namun, semua hanya mengingatkan kita kepada Nabi Muhammad Saw, yang telah bersabda:
“Akan senantiasa ada sekelompok orang dari umatku yang selalu menegakkan kebenaran dan mampu mengalahkan musuh-musuh mereka. Tidak memadaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka, kecuali sekadar kesulitan hidup yang akan menimpa mereka, sampai datang kepada mereka keputusan Allah (Hari Kiamat), sementara mereka tetap dalam keadaan demikian.” Para sahabat bertanya, ”Ya Rasulullah, di manakah mereka berada?” Rasulullah saw. menjawab, “Mereka berada di Baitul Maqdis (al-Quds) dan di sekitar Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad dan ath-Thabrani) [m/f/pal/mna/syabab.com]

Post a Comment