"Bagaimana Rakyat Bisa Optimis Kalau Presidennya Mengeluh Terus"

JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Wakil Ketua Komisi XI DPR Achsanul Qosasih menilai sebaiknya Menteri keuangan Agus Martowardojo tidak ikut mengusulkan kenaikan gaji presiden dan pejabat.

"Saya tak setuju gaji presiden naik, walaupun presiden punya hak menerima gaji paling tinggi di seluruh Indonesia termasuk dibandingkan dengan gaji direktur BUMN, " kata Achsanul di gedung DPR Senayan, Jakarta Rabu (26/1/2011). Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, gaji presiden dirasa sudah cukup bila dilihat dari kondisi masyarakat Indonesia

Selain itu Achsanul juga mengingatkan menkeu agar jangan ikut mengusulkan soal kenaikan gaji presiden. "Menkeu jangan ikut mengusulkan soal kenaikan," katanya.

Menkeu Agus Martowardojo sebelumnya mengungkapkan jika 'curhatan' Presiden mengenai gajinya yang tidak naik selama tujuh tahun justru sebagai suatu hal yang tepat untuk merealisasikan kenaikan gaji bagi presiden dan 8.000 pejabat lainnya.

Pernyataan soal gaji yang tidak naik selama 7 tahun tersebut disampaikan Presiden SBY dalam pidato penutupan Rapim TNI/Polri 2011.

Namun, Agus meminta agar masyarakat tidak memiliki konotasi yang buruk seputar rencana kenaikan gaji pejabat tersebut.

Sebelumnya, dalam rapim TNI, Presiden SBY sempat curhat gajinya tidak naik selama 7 tahun. Partai Gerindra pun meminta agar SBY berhenti curhat dan bersikap seperti negarawan sejati. Sebabnya bukan sekali itu saja, SBY curhat pada rakyat.

"Betul-betul aneh. Seorang negarawan selalu mengeluh," ujar Ketua DPP Partai Gerindra, Asrian Mirza.

Asrian paham hal itu dilakukan dalam rangka pencitraan diri. Agar rakyat indonesia tahu bahwa saat semua PNS naik gaji dan mendapat remunerasi, Presiden malah tidak naik gaji.

"Pesan ini juga arahnya ingin menyampaikan kalau presiden sebagai pemimpin tetap bekerja keras tanpa pamrih," sindirnya.

Asrian pun membandingkan sikap SBY dengan para pemimpin lainnya. Menurutnya banyak presiden di negara lain yang justru menyumbangkan gajinya untuk rakyat, ini malah sebaliknya. Rencana kenaikan gaji presiden pun dinilainya tidak tepat.

"Pada waktu kampanye cawapres, Pak Prabowo, malah akan memberikan seluruh gaji beliau untuk negara. Alias tidak usah digaji," tambahnya.

Dia pun menegaskan seorang presiden harus memberi contoh bagaimana seorang abdi negara bersikap.

"‎ ​Kalau pemimpinnya curhat dan mengeluh terus, bagaimana rakyatnya bisa optimistis. Jadi pesimistis semua nantinya," tutupnya (fn/ok/dt) www.suaramedia.com