Serangan Brutal Penjajah: Teroris AS Gempur Afghanistan, Tewaskan Tujuh Warga Sipil
Syabab.Com - Kebrutalan AS negeri yang mengklaim dirinya sebagai negera pelindung HAM dan penyebar demokrasi ini telah menunjukkan kedustaannya dan menempatkan AS sebagai negara penjajah di abad ini. Setidaknya tujuh warga sipil Afghanistan tewas selama serangan brutal udara pasukan penjajah pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan. Serangan terjadi di distrik Zarmat di provinsi Paktia pada hari Sabtu, 11/12/2010.
Laporan mengatakan penduduk setempat berkumpul di tempat serangan dan meluapkan kemarahan mereka atas kejadian tersebut.
Serangan brutal terbaru ini terjadi sebagai laporan yang menunjukkan jumlah serangan udara pimpinan teroris Amerika Serikat di Afghanistan mencapai rekor tinggi.
Angkatan Udara AS telah menyebutkan yang memperlihatkan pada bulan Oktober saja, sekitar 1000 serangan udara dilakukan oleh teroris AS di negeri Muslim Afghanistan.
Pasukan teroris AS berulangkali berdalih di balik label "militan" sebagai target dan tempat persembunyian mereka, tetapi nyatanya warga sipil yang menjadi korban. Di balik label-label militan, teroris, ekstrimis AS berupaya melegalkan pembunuhan brutalnya atas umat ini. Semua hanya menunjukkan AS sebagai Negara Teroris Sejati di abad ini.
Tahun 2010 menjadi tahun paling mematikan dengan jumlah korban di kalangan warga sipil dan pasukan asing meningkat, terutama dengan meningkatnya serangan Taliban.
Entah sampai kapan, kaum Muslim di Afghanistan menjeri-jerit, saudara mereka tiap hari dibunuh oleh tentara teroris AS. Sementara di negeri-negeri Muslim para penguasa malah berjabat tangan dengan preseiden negara penajah tersebut.
Umat ini hanya menginginkan sistem Khilafah dan bukan sistem-sistem kufur lainnya yang telah terbukti kerusakkannya. Insya Allah, telah dijanjikan. [m/prstv/syabab.com]

Post a Comment