Orang Kaya RI Nikmati Subsidi Lebih Banyak Dibanding Orang Miskin

Suhendra - detikFinance Jakarta - Badan Pelaksana Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan semakin tinggi kelas sosial seseorang di Indonesia malah justru semakin banyak menerima subsidi BBM dibandingkan masyarakat kelas bawah.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komite BPH Migas Agus Budi Hartono di acara seminar penataan ulang distribusi BBM subsidi di Jakarta, Kamis (18/11/2010).

Agus mengatakan, rata-rata masyarakat kelas atas mendapatkan subsidi BBM sebesar Rp 1,5 juta per bulan, sementara untuk masyarakat kecil di pedesaan hanya menerima rata-rata Rp 10.000 per bulan.

Di tempat yang sama, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM Saryono Hadiwijoyo mempunyai contoh kasus tak tepat sasarannya subsidi BBM di Indonesia.

Saryono mencontohkan kasus tak tepat sasaran soal BBM subsidi setidaknya ia alami dari seorang rekannya tinggal di Pondok Indah Jakarta, yang hanya memiliki satu anak namun memiliki kendaraan roda empat hingga 10 unit.

Kasus ini setidaknya berlawanan dengan yang dialami masyarakat petani di desa-desa yang justru tak banyak menerima BBM bersubsidi.

Selain itu, Agus mengatakan, kuota BBM subsidi tahun 2010 menurut hitungan BPH Migas proyeksi akhir tahun akan menembus 40,1 juta KL mencakup 13,1 juta KL solar, 3,8 juta KL kerosene (minyak tanah), dan 23,2 juta KL premium.

Padahal alokasi kuota BBM subsidi tahun 2010 berdasarkan APBN totalnya hanya 36,5 juta KL, meliputi 11,2 juta KL solar, 3,8 juta KL kerosene, dan 21,45 juta KL premium.

"Nggak mungkin kuota itu bisa dipaksakan karena populasi kendaraan sudah nambah dan aktivitas juga," katanya.

(hen/dnl)