“Demokrasi ternyata gagal meghasilkan kepala daerah yang jujur, bersih dan tahu malu” (editorial MI,10/1).
KOMENTAR:
Demokrasi adalah sistem akal-akalan yang menjadi ladang subur kejahatan para pemegang modal dan penjahat yang mengitari kekuasaan. Demokrasi menghasilkan penguasa “penjahat”. Di tahun 2010 saja tercatat 148 dari 244 kepala daerah menjadi tersangka. Apakah umat masih percaya dengan sistem busuk ini? Saatnya sistem Islam menggantikan sistem thagut demokrasi.

Post a Comment